TfG6TUW8BUO7GSd6TpMoTSd7GA==
,, |

Headline News

Terima Pembagian Zakat Fitrah, Abdi Dalem Keraton Surakarta Dibekali Nilai-nilai Luhur Serat Wulangreh

LDA Keraton Surakarta
Gusti Moeng memimpin acara khataman Quran di Keraton Surakarta

WARTAJOGLO, Solo - Di bulan Ramadan ini, Keraton Surakarta Hadiningrat menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesejahteraan abdi dalem dan mempererat silaturahmi melalui pembagian zakat fitrah dan Khataman Al-Qur'an pada Rabu dan Kamis tanggal 26 dan 27 Maret 2025. 

Acara yang digagas oleh Lembaga Dewan Adat (LDA) merupakan bentuk kepedulian keraton terhadap para penjaga tradisi Jawa.

Dalam acara tersebut sebanyak 950 abdi dalem dan sentono dalem menerima bingkisan zakat fitrah berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, sarung, dan baju muslim, pada Kamis 27 Maret 2025. 

Acara berlangsung di Pagelaran Keraton Surakarta, dipimpin oleh Pengageng Sasana Wilapa sekaligus Ketua LDA, GKR Koes Moertiyah Wandansari (Gusti Moeng). 

Tausiah dari Ustadz Sukarman tentang Serat Wulangreh sebelum acara pembagian, menambah suasana khidmat pada acara tersebut.

Serat Wulangreh adalah salah satu karya sastra klasik karya Sinuhun Paku Buwono IV yang sangat terkenal.

Seluruh hadirin menyimak dengan serius setiap materi dari serat ini, yang mengajarkan budi pekerti, kesetiaan dan pengabdian.

Acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama, mempererat kebersamaan. Penerima zakat mencakup berbagai lapisan abdi dalem, termasuk prajurit, ulama, juru kunci, hingga anggota kepolisian setempat.

"Kami berharap zakat fitrah ini dapat meringankan beban para abdi dalem dan memberikan kebahagiaan di bulan Ramadan yang penuh berkah ini," ujar Gusti Moeng.

Sehari sebelumnya, pada 26 Maret 2025, keraton juga mengadakan Khataman Al-Qur'an yang dipimpin Gusti Moeng dan ulama keraton, sebagai bentuk refleksi spiritual.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen Keraton Surakarta dalam melestarikan budaya Jawa sekaligus memberikan kontribusi sosial dan keagamaan. 

Gusti Moeng menegaskan pentingnya peran abdi dalem sebagai pilar pelestarian budaya dan harapan agar zakat ini membawa kebahagiaan di bulan Ramadhan.

"Keraton Surakarta senantiasa berupaya untuk menjaga kesejahteraan para abdi dalem, karena mereka adalah pilar utama dalam pelestarian budaya Jawa. Kami berharap zakat fitrah ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi mereka," lanjut Gusti Moeng.

Sebagai sebuah lembaga kebudayaan, Keraton Surakarta terus berupaya untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, melalui berbagai kegiatan yang bertujuan untuk pelestarian seni, tradisi, dan nilai-nilai luhur budaya Jawa. //Kls

Keraton Surakarta tetap menjadi pusat budaya Jawa yang aktif dalam kegiatan sosial, keagamaan, dan pelestarian tradisi, dengan LDA sebagai lembaga penjaga adat dan pemberi pertimbangan kepada raja.

Type above and press Enter to search.