TfG6TUW8BUO7GSd6TpMoTSd7GA==
,, |

Headline News

Pastikan Keselamatan Penumpang, Petugas Terminal dan Awak Angkutan Umum Jalani Tes Urine

Tes urine
Petugas melakukan tes urine pada seorang awak angkutan umum di Terminal Tirtonadi Solo

WARTAJOGLO, Solo - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Dinas Kesehatan Kota Surakarta bersama Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surakarta, Polresta Surakarta, dan Dinas Perhubungan Kota Surakarta menggelar pemeriksaan kesehatan dan tes narkoba bagi awak angkutan umum serta petugas Terminal Tipe A Tirtonadi. 

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu 26 Maret 2025 ini bertujuan memastikan kelayakan pengemudi dalam melayani penumpang selama masa mudik.

Pemeriksaan ini menyasar 100 orang, terdiri dari sopir angkutan umum dan petugas terminal, guna memastikan mereka dalam kondisi sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. 

Selamat Riyadi, Administrator Kesehatan Madya dari Direktorat Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kemenkes RI, menekankan pentingnya pemeriksaan ini untuk keselamatan penumpang.

"Kegiatan ini menjadi indikator kelayakan pengemudi, terutama dalam parameter napza. Harapannya, pengemudi terbebas dari konsumsi napza sehingga dapat menjamin keselamatan penumpang," ujarnya. 

Selain tes narkoba, pemeriksaan juga mencakup kadar alkohol melalui pernapasan, tekanan darah, dan gula darah.

Selamat Riyadi juga menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas sektor dalam pengamanan mudik Lebaran. 

"Kami berterima kasih kepada BNN, Polresta, dan pihak terkait yang telah berkoordinasi demi kesuksesan kegiatan ini," tambahnya.

Sementara itu Kombes Pol I Gede Nakti Widhiarta, selaku Kepala BNNK Surakarta, menjelaskan bahwa pemeriksaan narkoba bersifat skrining atau deteksi dini menggunakan sampel urine. 

"Ini upaya antisipasi penyalahgunaan narkotika di kalangan pengemudi angkutan umum," jelasnya.

Ia juga mengapresiasi inisiatif Dinas Kesehatan Surakarta dalam meningkatkan pelayanan publik, terutama di momen mudik Lebaran.

Dari 100 orang yang diperiksa, petugas BNNK Surakarta, Oktavia Ruthdian Setiawati, melaporkan satu orang terindikasi positif mengkonsumsi obat. 

Namun, setelah dimintai keterangan, yang bersangkutan membuktikan bahwa ia sedang mengonsumsi obat sesuai resep dokter. 

"Hasil positif tersebut berasal dari obat yang diresepkan dokter, bukan penyalahgunaan," jelas Oktavia.

Selain aspek narkoba, kesehatan pengemudi menjadi fokus utama. "Pengemudi membawa penumpang, sehingga harus dipastikan mereka sehat dan mampu berkonsentrasi penuh saat mengemudi," tegas Selamat Riyadi.

Kegiatan ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan selama mudik Lebaran, sekaligus meningkatkan kesadaran pengemudi akan pentingnya kesehatan dan keselamatan berkendara. //Sik

Type above and press Enter to search.