![]() |
Panitia Solo Bersama Selamanya (SBS) 2025 membagikan paket sembako ke warga |
WARTAJOGLO, Solo - Di tengah kondisi ekonomi yang sedang kurang baik, kepedulian masyarakat Kota Solo terhadap mereka yang kurang mampu tetap tak pernah surut.
Hal ini terbukti dengan suksesnya gelaran kegiatan Solo Bersama Selamanya (SBS) yang digelar di Benteng Vastenburg, Solo, pada Minggu pagi, 23 Maret 2025.
Mengusung tema "Solo Berbagi Rayakan Lebaran", acara ini berhasil membagikan sedikitnya 10 ribu paket sembako kepada warga kurang mampu, sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Meskipun sempat dihantui kekhawatiran karena target 10 ribu paket sembako belum terpenuhi hingga dua hari sebelum acara, panitia SBS tidak menyerah.
Gareng S Haryanto selaku pembina SBS pun akhirnya menerapkan jurus yang disebut Pitu Setengah, untuk bisa memenuhi target yang dicanangkan.
"Jurus Pitu Setengah itu maksudnya Pitulungan Setengah Mekso (pertolongan dengan sedikit memaksa). Sebab 2 hari jelang pelaksanaan kegiatan, kita baru mengumpulkan sekitar 8 ribu paket. Sehingga mau tidak mau kita dorong teman-teman pengusaha untuk membantu menutupi kekurangan itu," jelas Gareng saat ditemui di sela-sela acara pembagian sembako.
Gareng pun mengatakan bahwa hal ini dilakukan dengan semangat gotong royong demi kebersamaan.
"Ini semua demi kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat Kota Solo. Makanya kita harus gotong royong agar acara ini berjalan sukses," tegasnya.
Semangat gotong royong ini menjadi kunci suksesnya acara SBS tahun ini. Gareng menegaskan bahwa semua pihak, mulai dari pengusaha, relawan, hingga masyarakat umum, bahu-membahu untuk memastikan acara ini berjalan lancar.
SBS sendiri telah menjadi tradisi tahunan sejak pertama kali digelar pada tahun 2005. Dan tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke-19, karena sempat terhenti sekali saat pandemi Covid-19.
Tanu Kismanto, Ketua Panitia SBS, mengungkapkan rasa syukur atas dukungan dari berbagai pihak.
"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyukseskan acara ini. Ini adalah bukti nyata bahwa Solo adalah kota yang penuh dengan kepedulian," ujarnya.
Untuk paket sembako yang dibagikan, Tanu menyebut terdiri dari beras, minyak goreng, gula, mi instan serta biskuit, dan diwadahi dalam sebuah ember plastik warna hitam.
"Nilai setiap paket sekitar Rp 120 ribu. Kami sengaja memilih ember sebagai wadah karena selain memudahkan dalam membawa, ember ini juga bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain," jelas Tanu.
![]() |
Wakil Wali Kota Surakarta dan para tokoh masyarakat Solo melepaskan burung merpati dalam seremoni pembukaan SBS 2025 |
Dihadiri oleh Wakil Wali Kota, Forkompimda Kota Surakarta dan beberapa perwakilan lembaga sosial, acara SBS dibuka dengan seremoni pelepasan 19 ekor burung merpati.
Angka 19 ini merupakan simbol dari penyelenggaraan yang ke-19 kali dari kegiatan berbagi ini.
Sementara pelepasan burung merpati ke angkasa juga merupakan wujud pemanjatan doa dan harapan kepada Tuhan, agar senantiasa diberi berkah berlimpah, sehingga ke depan bisa menjalani kehidupan yang lebih baik.
Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani pun mengapresiasi solidaritas warga Kota Solo, demi suksesnya pelaksanaan SBS.
Pakai Jurus "Pitu Setengah", SBS 2025 Sukses Berbagi Kebahagiaan Jelang Lebaran https://t.co/xuf85cna9d
— 🇼🇦🇷🇹🇦🇯🇴🇬🇱🇴 (@wartajoglo) March 23, 2025
"Keterlibatan berbagai organisasi dalam menyukseskan SBS ini menunjukkan bahwa Solo adalah kota yang toleran dan penuh dengan kepedulian. Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena dengan saling berbagi, kita bisa mewujudkan kebersamaan," ucap Astrid saat meninjau beberapa titik pembagian sembako. //Sik